My Personal Ocean

Archive for the 'Barcelona' Category

Boneka Raksasa di Barcelona

Posted by ayane on 29th May 2008

Pagi itu cuaca di Barcelona cukup dingin, 8 derajat Celcius. Sayang rasanya kalau waktu yang ada hanya dipakai untuk istirahat di kamar saja, mending hunting-hunting sesuatu di jalanan.

Sasaran pertama saya, kawasan Placa de Catalunya dan La Rambla karena dekat dengan tempat saya menginap.
Sembari berjalan kaki menyusuri tempat demi tempat, dari kejauhan saya melihat ada boneka raksasa yang tingginya kurang lebih 4 meteran tampak sedang parade menyusuri jalan di sekitar Rambla.

Saya segera mendekati kerumunan orang-orang yang lagi berkumpul di sana menyaksikan parade boneka berjalan itu.
Dengan bantuan tas ransel yang saya bawa di punggung, saya mencoba menerobos kerumunan orang agar bisa berada di depan, biar bisa moto heheheheeee… tapi tetep aja keimpit-impit. Jepret jepret jepreeeetttt… Asyik dapat potonya :p

Next, tanya info ke orang-orang lagi ada acara apa siiihh… Gak gampang juga nyari infonya karena orang yang saya tanya2 umumnya gak bisa bahasa Inggris, meski mereka mengerti maksud saya. Tanya beberapa orang dan baca spanduk, dapat dua kata kunci: La Laia dan festival anak.

Di Barcelona rupanya lagi ada acara “Fentes de Santa Eulalia”, festival terbesar untuk anak-anak di Barcelona. Santa Eulaia diambil dari nama seorang gadis Romawi berusia 13 tahun - Saint Eulalia.

Festival Santa Eulalia dikenal juga dengan nama “La Laia”, digelar mulai 8 Februari sampai 13 Februari 2008. Ada banyak kegiatan yang digelar pada festival ini, mayoritas untuk anak-anak, misalnya parade boneka raksasa di jalanan, human castle, workshop keluarga, orkestra anak, konser Santa Eulalia dan sebagainya. Ada kompetisi fotografi juga lho..

Ini dia beberapa foto boneka raksasa yang sempat saya foto. Layaknya parade, boneka-boneka itu berjalan di sepanjang rute jalan yang sudah ditentukan.

paradeboneka.jpg

Foto: dewi

Sayang karena waktu terbatas, saya gak bisa menyambangi semua kegiatan itu.

Btw, kenapa Eulalia dijadikan nama festival? Saya sempat bertanya pada guide yang disewa Ericsson waktu itu (lupa namanya). Konon untuk mengenang Saint Eulalia yang sudah menjadi legenda. Gadis suci tersebut dulu disiksa dengan sangat mengerikan, termasuk dimasukkan dalam bejana yang dipenuhi pisau atau kaca, diguling-gulingkan ke jalan. Yang lebih sadis lagi, payudaranya dipotong, ia juga disalib dan trus dianiaya sampai akhirnya lehernya dipenggal.

Yang menarik lagi, apa maksud gambar posternya? Foto di bawah ini adalah foto poster festival La Laia 2008:

la-laia.jpg

Foto: dewi

Tampak di gambar Eulalia sedang menebarkan konfeti (guntingan kertas berwarna yang dihamburkan pada waktu pesta), yang artinya menebar kebahagiaan kepada semua anak, ditemani boneka-boneka raksasa. Tampak juga ada dua bangunan bersejarah di poster: Santa Maria del Mar (tempat Santa Eulalia ditemukan) dan Gereja Cathedral (tempat peristirahatannya sekarang).

Posted in Barcelona | 3 Comments »

Orang Spanyol Doyan Makanan Indo!

Posted by ayane on 27th May 2008

Satu yang bikin saya kangen sama Indonesia sewaktu berada di Barcelona adalah makanannya. Uhhh.. kangen karena masakan Indonesia kaya bumbu2, selain itu, karena lidah saya memang sudah cinta sama masakan Indonesia :))

Di Barca, tak banyak warung2 di pinggir jalan yang menjajakan makanan.. ada juga cafetaria, itupun harganya lumayan mahal2 karena memang taraf hidup di sana cukup tinggi.. air putih saja (seukuran aqua botol yang 500ml) harganya sekitar 1,5 euro, kalikan saja dengan 14ribuan.

Siang hari, saat lagi break liputan, saya paling hanya makan roti burger isi daging ayam dan sebotol air putih atau jeruk. Dan rotinya itu loh.. keras! Gak seperti roti di Indonesia.. (dasar udik :p)

Makanan Eropa, bagi saya, serba eneg.. dan rupanya warga Spanyol tidak suka pedas, padahal saya doyan banget sama cabe huhuhuuuu… :( Walhasil, jarang bisa ditemui saos sambel, ada juga saos tomat..

Hari pertama dan kedua di Barca, makan ya sedapetnya aja.. Untung bawa popmie beberapa biji untuk sarapan pagi. Kalo malam kadang gak makan, cuma ngemil coklat aja. Eh tapi coklatnya uenak banget lho! Bener2 coklat..uhmmm nyammiiiii… dan aku suka banget sama coklat.

Hari ketiga, mulai nyrusuk nyrusuk gang-gang di sepanjang jalan di sekitar tempat menginap. Ehhh.. nemu restoran Indonesia. Namanya “Betawi Restaurant Indonesia”.

restobetawi.jpg

Foto: donnybu

Serba Indonesia

Aura Indonesia langsung terasa begitu saya menginjakkan kaki ke dalam restoran itu. Tempatnya sederhana, kesan gothic pun hilang saat memasuki ruangan itu. Dari sisi ukuran, restonya kecil dan sempit, tapi dua lantai… Di bagian depan resto, dipajang dua patung tokoh wayang Jawa.. sementara di dinding2nya, dipajang lukisan2 Bali..

Naik ke lantai atas, suasana berada di rumah ala Indonesia langsung terasa.. dengan lampu bernuansa kuning yang tidak terlalu terang, pernak-pernik ciri khas Indonesia, plus diiringi musik2 daerah membuat para pengunjung asyik menikmati suasana makan di resto tersebut sambil ngobrol.

Menu yang ditawarkan semuanya menu Indonesia, ada nasi goreng, lunpia, sate ayam bumbu kacang, soto betawi, teh poci, dan masih banyak lagi.

Karena lapar dan kangen nasi, saya pun pesan nasi goreng super pedas (kalo gak salah harganya 10 Euro) dan teh poci (sekitar 2.5 Euro apa ya?).. Rasanya bener2 khas nasi goreng Indonesia dan pedes juga.. Untuk teh pocinya, ada 2 pilihan gula: gula putih dan gula jawa.

nasgor-tehpoci.jpg

Foto: donnybu

Koki Orang Spanyol

Saya penasaran dengan yang memasak! Saya pikir yang memasak adalah orang Indonesia.. eh ternyata orang Spanyol. Jadi ceritanya, koki di resto itu adalah pemilik resto tersebut sekaligus suami dari sang istri yang merupakan orang Betawi. Karena sang istri doyan makan dan suami suka masak, akhirnya mereka berdua mencoba membuka bisnis resto Indonesia..

Menurut sang pemilik, resto itu selalu ramai dikunjungi orang Spanyol saat jam makan siang dan malam.. Saat saya makan siang disana, memang resto itu lagi ramai-ramainya.. Ada yang tampak lahap makan lunpia, salad sayur, nasi goreng.. Satu lagi, soal rasa pedas, sang pemilik resto mengaku sudah menyesuaikannya dengan lidah orang Spanyol yang mayoritas tidak suka pedas..

Posted in Barcelona | 3 Comments »

La Rambla, Tempat Nongkrong Plus Copet Beraksi

Posted by ayane on 24th April 2008

Kalau di Bandung jantung kotanya adalah Dago, di Barcelona yang menjadi jantung kotanya adalah Les Rambles atau dikenal juga dengan La Rambla. Ini adalah salah satu kawasan yang paling terkenal di Barcelona yang ramai dikunjungi turis lokal dan mancanegara.

Apalagi pas musim turis, kawasan ini akan sangat ramai. Tak heran kawasan ini menjadi salah satu target utama para copet untuk beraksi. Konon banyak turis yang jadi korban copet di kawasan ini.

La Rambla sebenarnya merupakan boulevard yang menghubungkan Placa de Catalunya dengan Monumen a Colom, monumen penghormatan untuk Christoffel Columbus. Nah, jalan yang menghubungkan kedua tempat itulah yang disebut dengan kawasan La Rambla. Panjangnya berkisar 1,2 kilometer.

Tepat di tengah-tengah La Ramblas terdapat jalan untuk para pejalan kaki, jalan tersebut dibatasi oleh pohon-pohon. Dan di jalan inilah terdapat banyak kios, restoran, cafe, bar, kedai bunga dan hewan serta artis-artis jalanan yang mengamen mencari uang.

rambla1.jpg

Foto by: dewi

Ada 5 Rambla di La Rambla: Rambla de Canateles, dels Estudis, de Sant Josep, dels Caputxins dan Santa Monica. Nah lho, bingung gak? Biar gak bingung liat peta di bagian paling bawah yaaa.. :) (tiap Rambla dibubuhi warna yang beda)

Rambla de Canateles
Titik awalnya adalah dari Placa de Catalunya. Di Rambla ini terdapat tong air yang konon jika diminum airnya, orang tersebut suatu saat akan datang lagi ke Barcelona. Percaya gak percaya, saya minum donk pastinya… biar bisa ke Barcelona lagi. Siapa yang gak mau kesana lagi, kotanya bagus banget!

rambla-minum-peta.jpg

Foto by: donnybu, apartments4barcelona

Next, Estudis
Rambla kedua dinamakan dengan Rambla dels Estudis. Di daerah ini, terdapat gereja tua bergaya gothic namanya Església de Betlem.

The next 3, de Sant Josep
Di kawasan ini banyak terdapat kios bunga, itu makanya Rambla ini juga dikenal dengan sebutan “Rambla de les Flors” (Flower Rambla).

rambla-bunga.jpg
Foto by: barcelona-tourist

The next 4, dels Caputxins
Bangunan yang paling menarik di Rambla ini adalah Gran Theatre del Liceu, sebuah bangunan yang didekorasi dengan gaya modern. Ini adalah salah satu teater opera terpenting di Spanyol.

The last one, de Santa Monica
Dari Rambla ini, kita sudah bisa melihat monumen Columbus. Disini juga banyak terdapat para pelukis yang bisa melukis foto dan menggambar karikatur wajah Anda, mau ramal pake kartu juga ada. Jika terus berjalan, kita akan sampai ke Port Vell Barcelona yang indah, yang juga dikenal dengan Rambla de Mar.

rambla-lukis-colombus.jpg

Foto by: donnybu, barcelona-tourist

…. bersambung ….

Posted in Barcelona | 5 Comments »